Sekilas ketika semua orang membaca judul diatas, pastinya yang terlintas adalah suatu kegiatan belajar anak usia dini yang terkait dengan menanam atau bermain disawah atau ladang. Kami mencoba melihat dari sudut pandang yang lebih luas terkait PAUD PERTANIAN, mengingat kalo kita bicara tentang PAUD dari aspek kelembagaan pastinya akan terdiri dari berbagai unsur. Unsur lembaga pendidikan serta unsur keterlibatan masyarakat terkait pendidikan itu sendiri.
PAUD PERTANIAN disini kami mencoba untuk pemberdayaan kegiatan pertanian dari unsur masyarakat yang bersinggungan langsung atau tidak langsung dengan pendidikan PAUD, dalam hal ini keluarga yang salah satu anggotanya belajar di PAUD. Saat unsur ini sudah bergerak tentang pertanian secara otomatis unsur lembaga pendidikan akan bernuansa pertanian dalam setiap kegiatan pembelajaran, sehingga anak didik lulusan sekolah tersebut akan memiliki pengetahuan serta keterampilan yang tidak asing lagi dengan keadaan sekitarnya.
Dapat kami simpulkan PAUD PERTANIAN suatu gerakan untuk menjadikan Lembaga PAUD yang berproduksi (menghasilkan), dalam hal pola fikir/ kreatifitas / dinamika tentang pertanian, serta mampu mengahasilkan produk pertanian beserta olahanya (Enterpreneurship). Dari ini kita bisa membaca bahwa yang terlibat dalam gerakan ini semua komponen PAUD. Gerakan kegiatan bertani (urban farming) yang dilaksanakan berbasis lembaga PAUD (FORUM PAUD Kec. SUKOREJO), pelaksana gerakan ini akan dilaksanakan oleh wali murid baik di lembaga PAUD atau di rumah masing-masing wali murid, peserta didik PAUD belajar pertanian di lembaga atau dirumah sebagai sumber belajar yang nyata dengan persepsi pembelajaran PAUD di jenjang masing-masing sehingga gerakan ini berbentuk program pertanian Holistik Integratif (pertanian dari hulu sampai hilir) yang berkesinambungan.
Program PAUD PERTANIAN di Kecamatan Sukorjo sudah berjalan sejak bulan September 2021 yang dilaksanakan oleh LKP TAMAN BUNDA DARUL MUKMIN dengan FORUM PAUD KECAMATAN SUKOREJO. Peresmian PAUD PERTANIAN dilakukan saat kegiatan Maulud Nabi Muhammad SWT di Yayasan Darul Mukmin Sukorejo (kamis, 28 Oktober 2021).

Diresmikan oleh Bapak Munir, M.Pd selaku pengawas TK kec. Sukorejo
Projek PAUD PERTANIAN dilaksanakan 12 lembaga PAUD, saat pesermian disebar bibit sawi dan selada sebanyak 1200 polybag. PAUD PERTANIAN pada dasarnya penyedia bahan baku produk pertanian, yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan dalam keluarga walimurid serta menjadi tambahan pendapatan ketika melimpah.
Langkah programpun berlanjut dengan menyipakan pasar sebagai tempat menampung hasih dari kegiatan PAUD PERTANIAN. Beberapa langkah telah kita laksanakan dalam pengolahan hasil pertanian, seperti pembuatan bakso sayur, naget sayur, remeyek sayur dan setik sayur. Persiapan pasarpun kita rencanakan baik penjualan antar tetangga walimurid, penjualan antar lembaga PAUD saat makan bersama, penjualan ditingkat organisasi mitra (IGTKI, IGRA dan HIMPAUDI)

kunjungan dinas pendidikan kabupaten pasuruan (bidang PAUD DIKMAS)

Turut hadir dalam kegiatan tersebuat Kepala LKP TAMAN BUNDA DARUL MUKMIN, yang bersedia menyempatkan waktu disela-sela kesibukanya sebagai ibu Ketua DPRD Kab. Pasuruan (ibu Helmi Sudiono, S.Pd)

Sebagai bentuk silaturrahmi dan monitoring kegiatan PAUD PERTANIAN ke lembaga-lembaga, Rabu, 08 Desember 2021 team PAUD PERTANIAN bersilaturrohmi ke lembaga RA MIFTAHUL HUDA. PAUD PERTANIAN RA MIFTAHUL HUDA diresmikan atas dasar bukti berjalanya kerjasama antara Lembaga RA MIFTAHUL HUDA dengan Paguyupan Walimurid.



Turut hadir dalam pengukuhan PAUD PERTANIAN RA MIFTAHUL HUDA (pembina program : Bapak Hartono, pembina tahni : Bapak Suwono, Pengurus LKP Taman Bunda : Bapak Nanang)
Pengukuhanan PAUD PERTANIAN bukan semata-mata hasil panen, tapi lebih pada wujud kerjasa dalam kegiatan pertanian. “Usaha tidak akan menghianati hasil” sambutan Bapak Suwono dalam kegiatan tersebut.
Redaksi : N42NG
Uploader : Danava
Recent Comments